Tag Archives: smada pahandut

1 juga cukup kan !

Sudah beberapa hari si admin terbaring sakit di rumah, sehingga belum ada posting-posting terkini.1 posting juga cukup kan temon-temon sebagai info terkini.Tidur sendiri lagi di rumah.Ortu and kakak pergi ke luar kota.Nasib-nasib, di saat itu juga saya langsung jatuh sakit karena kebanyakan minum es kopyor campur lagi air hujan nun asam saat berkunjung ke tempat keluarga.Sepertinya ini memang cobaan kepada saya untuk belajar mandiri.Belajar berobat sendiri.Mungkin inilah hidup.HIDUP ITU PERDAGANGAN, AKU MEMBUTUHKAN APA YANG MEREKA PUNYA DAN JUGA SEBALIKNYA.

Memang mengerikan juga tidur sendirian di rumah, mana disebelah rumah saya agak angker lagi… huhuhu, helep mee

temon-temon

75% – 90%

Senin (17/10 2008).Sehabis upacara bendera, gammabunta langsung menuju kelas A1 untuk persiapan belajar Math yang diajarkan oleh Mr. Yovie.Sekitar 10 menit menunggu, akhirnya Mr. Yovie masuk ke kelas tanpa membawa perangkat belajar apa pun.Banyak yang senang dengan keadaan tersebut, karena mereka akan mengira bahwa Mr. Yovie tidak akan mengajar.Ternyata tak bisa dipungkiri feeling GAMMACHANS (sebutan untuk setiap personil gammabunta), Mr. Yovie benar-benar tidak mengajar Matematika pada hari itu.Banzai…Banzai….Semua mengucapkan itu.Namun, Mr. Yovie bertanya,” Kalau kalian tidak belajar, apa yang kalian lakukan?? Saya tidak mau ribut-ribut… harus diisi dengan hal positif”.Langsung saja Bayugammachan menyambar jawaban Mr. Yovie,” Kami latihan arrangement lagu MARS SMADA Pak, soalnya masih belum total latihannya!!”.Yang lain pun ikut menyahut,”Betul Pak… kami mau latihan arrangement lagu MARS SMADA, plis pak!!”.Dengan lemparan senyum yang mantap, kami berusaha membujuk Mr. Yovie supaya diberi kesempatan.Menunggu keputusan Mr. Yovie seperti menunggu jatah BLT yang dibagikan pemerintah, lumayan lama lho.Namun akhirnya, Mr. Yovie memberi kesempatan untuk kami supaya latihan menyanyikan hasil arrangement lagu MARS SMADA.Banzai…Banzai.. untuk kedua kalinya.Dan kesempatan itu juga kami pakai supaya Mr.Yovie memberikan pendapat dan masukan tentang hasil arrangement lagu MARS SMADA.Mr.Yovie pun setuju.Namun saat itu masih bingung siapa yang maju ke panggung A1 untuk menyanyikannya.Dan.. berdasarkan keputusan, maka yang maju adalah AGNES (vocalist), RIO (Guitarist), dan BAYU (Tukang Siul).Tanpa banyak intermezzo, maka langsung saja dinyanyikan lagu MARS SMADA.Saat itu semua penonton yang ada terhenyak dalam kesedihan karena lagu yang dibawakan bertemakan jazz dengan sedikit melancholies.Setelah lagu MARS SMADA selesai dinyanyikan oleh TRIO itu, maka ditunggulah pendapat dari Mr. Yovie.Namun, sebelumnya mereka bertiga (Agnes, Rio, dan Bayu) dipersilahkan duduk.Setelah melihat, mendengar, dan menerawang, Mr.Yovie berpendapat bahwa lagu MARS SMADA hasil arrangement yang dinyanyikan tadi terlalu melo (sedih-sedih gitu deh).Seharusnya kami bisa lebih logis lagi untuk me-arrangement lagu MARS SMADA menjadi lagu yang bertemakan lagu semangat gagah gempita, riang, dan gembira, tidak seperti yang dinyanyikan tadi yang terlalu melancholies.Namun, Mr. Yovie salut dengen RIO cs yang bisa me-arrangement lagu MARS SMADA seperti itu.Applause for them.Namun, kami berpikir biarkan saja kami menggunakan lagu hasil arrangement itu sebagai lagu yang kami nyanyikan di panggung perlombaan nanti, karena sudah susah payah RIO cs me-arrangement lagu MARS SMADA hingga tengah malam.Tetap Semangat, Dimana ada kemauan pasti ada jalan.

Baca lebih lanjut

HADIAH MENARIK

Ini adalah pengumuman bagi warga SMADA Pahandut.Jika Anda berkunjung ke GAMMABUNTACLASS dalam rangka ‘TEMU SAHABAT’ yang akan dilaksanakan pada acara HUT SMADA Pahandut, maka Anda akan mendapat hadiah menarik, seperti…xxx.Pokoknya menarik dech.Namun ada syaratnya, yaitu Anda cukup mendapatkan kertas bintang yang bergambarkan kodok malaikat dan tulisan ‘THANKS FOR COMING’.Gambarnya seperti di bawah ini.Buruan siapkan dirimu pada acara temu sahabat… okeoke

Baca lebih lanjut

BARU SAJA

Ketika saya pulang dari sekolah dan menuju ke halte untuk menunggu angkot, saya melihat bahwa gerbang sekolah pada gedung baru, sepertinya baru hari ini saja diperbaiki untuk ditambahkan pagar… kenapa tidak dari kemarin-kemarin ya??? apa dana-nya terhenti larena ada ‘lampu merah’ ?? ‘kan jadinya aneh kalo baru sekarang di buat pagarnya… tak apalah, yang penting ada pagar, biar kelihatan lebih ayu!!! hehehe, jadi pagar ayu donk

Baca lebih lanjut

MIGRASI

Mulai tanggal 10 November 2008, canteen di smada pahandut sudah bermigrasi ke belakang kantor guru, yang semulanya adalah berpusat di dekat lab. internet smada pahandut.Canteen yang sudah open house sekitar 3-4 pintu, dan sisanya sekitar 4 pintu yang belum terbuka.Dilihat dari segi ekonomis, sepertinya letak sebelum dan sesudahnya sama menggaet keuntungan yang sama.Namun dari segi lingkungan, sepertinya tempat sekarang lebih terjaga kebersihannya.Ditempat semula kebersihannya kurang terjaga karena banyak sekali sampah-sampah berserakan di sekitar canteen.Dan sepertinya canteen ini juga memberikan kesan baik terhadap siswa-siswa di smada pahandut, mereka sangat senang karena canteen nya dekat dengan kelas-kelas mereka terutama kelas XI dan XII.Semoga canteen yang sudah bermigrasi ini lebih baik dari sebelumnya dan juga bisa saling bekerjasama dengan canteen yang lainnya.

Baca lebih lanjut

GURU YANG SELALU BANGKIT

Palangka Raya (7/11 2008)-menjelang pulang sekolah, sekitar 4 guru menuju ruang studio musik di SMADA Pahandut.Mereka adalah Mr. Purwadi (guru kesenian), Mr.Hilkya (guru fisika), Mr Erwanto (guru bahasa Inggris), dan Mr. Yovie (guru matematika).Mereka berempat berkumpul di studio itu untuk latihan nge-band sebagai ajang di HUT SMADA Pahandut yang dimulai pada tanggal 17 Nopember 2008.Di situ saya dapat menarik sebuah kesimpulan, sepertinya guru-guru zaman sekarang bisa dikatakan ‘hyperactive’ (dalam artian baik).Mereka bukan hanya sekedar mengajar pelajaran kepada siswa, tetapi juga memberi teladan kepada siswa bahwa guru-guru juga bisa berkreasi dalam musik dan juga bekerjasama dengan baik.Tidak seperti guru biasanya, mereka berempat ini memang terkenal akan kepiawaian dalam bermusik.Mr. Hilkya sebagai bassist, Mr.Erwanto sebagai guitarist, Mr.Purwadi sebagai drummer, dan Mr. Yovie sebagai vocalist.Mereka patut diteladani, mereka membuat gejolak para siswa untuk menimbulkan rasa ingin mengalahakan mereka dalam berkarya di musik.Memang SMADA Pahandut tiada duanya.

Inilah foto-foto mereka saat latihan nge-band di studio musik SMADA Pahandut (lagu yang dinyanyikan saat latihan adalah P.U.S.P.A, wah!!! Asoyy tuh)

nge band nih ye... mister-mister

Mr Hilkya is bassist

KERINGAT MENDAPATKAN DUIT

Dari sekian banyak orang akan selalu berusaha untuk mendapatkan yang terbaik, dan pastinya uang lah yang menjadi tujuan utama agar prestise seseorang melonjak drastis terhadap pandangan orang lain.itu hanya pembuka untuk cerita bagaimana tentang Kelas XII di SMADA Pahandut yang sebentar lagi akan membuka pintu untuk melihat pengawas yang akan mengawasi mereka saat ujian kelulusan.Dilihat dari komposisi kelas XII tahun ajaran 08/09 ini, sepertinya persentase kelulusan tahun ini akan meningkat dari angkatan sebelumnya.Karena saya lihat kerjasama antar teman, belajar tambahan, dan ‘tutor sebaya’ akan membawa mereka menuju kesuksesan.Dilihat dari jurus IPA, IPS, dan BAHASA sepertinya semuanya sibuk dengan BELAJAR TAMBAHAN hingga sore hari (sekitar pukul 15.00 WIB).Tapi, apakah sebenarnya itu merupakan jalan terbaik untuk mereka?? Mungkin, Iya : Tidak = 50% : 50%… karena tidak semua siswa mampu bertahan untuk menerima masukan pelajaran sekitar 6 jam lebih.Kapasitas tampungan otak dan kemampuan menyerap pelajaran juga berbeda.Jika saya diperbolehkan memberi masukan, lebih baik belajar tambahan bagi kelas XII itu hanya 3 kali dalam seminggu (misalnya Senin, Rabu, Jumat) dan sisanya (Selasa, Kamis, Sabtu) digunakan untuk refreshing mereka, misalnya seperti olahraga, main game, atau semacamnya.Jika ini disalahkan dan juga kerena alasan ‘ujian sudah dekat’, maka itu adalah kesalahan siswa yang menganggap remeh pelajaran saat kelas X dan XI.Mungkin mereka menganggap pelajaran kelas X dan XI itu hanya dasar-dasar yang nantinya akan dipelajari lagi di kelas XII, sehingga buku-buku kelas X dan XI dijadikan ‘bungkus kacang’.Itu pemikiran salah dari mereka, jika diibaratkan… Kelas X itu cover dari sebuah buku dan kelas XI itu adalah kelanjutan isi dari cover tersebut dan kelas XII adalah penutup buku berupa kesimpulan dari apa yang didapat dari isi, termasuk juga cover yang jadi penentu topik yang diceritakan.Jadi berhati-hatilah para pembelajar di kelas X dan XI yang masih berumur panjang di SMADA Pahandut, jangan grasak-grusuk saat hanya sudah mau ujian, ‘grasak-grusuk lah di saat masih jauh dari grasak-grusuk saat hampir menempuh cobaan’
Jadi untuk para siswa SMADA Pahandut secara umumya dan gammabunta secara khususnya, bagaimana opini anda terhadap sistem seperti ini?? Bagaimana cara yang baik menurut Anda??

gedung kelas XII