Tag Archives: pindah

33 DARI NOORISMA CHARINA

Memasuki awal tahun baru dan semester baru, semua happy ending.Di balik semua kesenangan, ternyata kami juga harus merasakan yang namanya sedih karena salah satu personil gammabunta NOORISMA CHARINA pindah sekolah ke Kuala Kapuas, salah satu Ibukota Kabupaten di Kalimantan Tengah.Apa yang dapat kami berikan kepada ISMA ?? Dia pindah pun tanpa ada kabar sebelumnya, sehingga kami tidak sempat untuk memberikan cindera mata atau kenang-kenangan dari gammabunta.Namun, yang pasti melekat di hatinya adalah rasa persahabatan yang unik yang takkan pernah hilang dari kalbu hidupnya.SEMOGA SAJA NOORISMA CHARINA MEMBACA INI DAN JANGAN KAU LUPAKAN KAMI, KARENA KAMI JUGA MERINDUKANMU… JIKA ADA LIBURAN, DATANG LAH KE PALANGKA RAYA..!! LIHATLAH WAJAH-WAJAH PERSONIL GAMMABUNTA YANG PASTI SIAP MENANTI MU…

34  – 1 = 33 (hanya secara matematis)

Namun di hati semua personil gammabunta

34 – 1 tetaplah 34… Dia selalu ada…!!

Iklan

B1 -> F1 -> C1

Asal muasal negara demokratis FISIKA yang terletak di B1 (sebelah koperasi) adalah tempat terasyik dan terheboh yang pernah ada.Karena ruangan yang seperti gudang itu dapat disihir dengan kedipan mata oleh Mr. Hilkya yang di setiap sudut ruangan itu dipenuhi oleh wajah-wajah fenomenal yang membuat perubahan modernisasi global dunia, yaitu ilmuwan fisika.Kami menjadi semangat belajar disitu karena suasana yang seperti dikelilingi oleh para ilmuwan untuk menyaksikan kami dalam proses KBM (Kegiatan Belajar Mengajar).Semua keramaian mulai PIZZA, G-EXIDA, AXIAGA, El FOSFOR, dan GAMMABUNTA tertanam di situ, mulai dari adanya lawakan dari Mr Hilkya, saat-saat tegang (stress), de el el.Namun suatu hari B1 bermigrasi ke F1 karena adanya kegiatan belajar metode jigsaw yang diterapkan oleh Mr. Mardiyanta (pegawai LPMP) kepada semua kelas, termasuk Gammabunta.Padahal kami baru merasakan kenikmatan B1 hanya sekitar 2-3 bulan.Kenapa bermigrasi ke F1?? Karena disitu digunakan kursi sekaligus meja (seperti yang dipakai mahasiswa di kampus) yang mudah dipindahkan ke mana-mana.Ruang ini juga merupakan ruang asyik yang heboh dan mentep.Tapi terkadang ruangan ini menjadi ‘pasar iwak’, jika tetangga sebelah ribut (karena tidak ada guru) ATAU juga kami sendiri yang berjualan ‘iwak’ disitu karena tidak ada gurunya.Kira-kira hampir sebulan lebih kami berada di F1.Tak lama kemudian bermigrasi lagi ke ruang yang ada di sebelah koperasi (Ruang B1 dulu), tetapi dengan nama C1.Hal ini dilakukan agar ruang kelas tidak dipakai acak-acakan, misalnya ruang matematika di gunakan untuk ruangan sejarah.Maka berakhirlah kebersamaan FISIKA di C1 hingga hari ini (10/11 2008).

Baca lebih lanjut